Senin, 07 Maret 2011

RASUL NATA AGUNG AKHIRNYA TOBAT



Membaca AlQuran pun Masih Terbata-bata
Bambang Subagyo, pemimpin ajaran sesat Nata Agung di Tarakan menyatakan tobat dan akan belajar lagi tentang Islam lebih mendalam kepada MUI Tarakan. Tobatnya pria yang mengaku menerima wahyu dari Allah lewat malaikat Jibril ini terjadi setelah ia diajak berdialog oleh Muspida Tarakan, MUI Tarakan dan MUI Berau Sabtu lalu.
Dalam pertemuan itu, awalnya Subagyo yang mengaku diberi nama Muhammadsyah oleh malaikat Jibril ini menjelaskan tentang wahyu Jibril yang ia tuangkan dalam Buku Koperasi Yayasan Nata Proyek Agung, secara panjang lebar.
Kemudian Ketua Komisi Fatwa Syahibuddin MUI Tarakan bertanya kepadanya, apakah isi buku koperasi tersebut adalah wahyu atau risalah?
“Itu risalah, Pak,” tegas Subagyo.
Syahibuddin kemudian menjelaskan kalau wahyu dan risalah sebenarnya sama. Padahal dalam pertemuan pekan silam, Subagyo mengatakan kalau isi buku itu adalah wahyu.
Bukan hanya tidak bisa membedakan wahyu dan risalah, untuk membedakan antara nabi dan rasul pun, Subagyo tidak bisa. Waktu disuruh membaca beberapa ayat Alquran, pria yang mengaku bisa mengaturkan janji bertemu orang-orang dengan malaikat Jibril ini, masih terbata-bata.
“Membaca ayat Alquran pun masih banyak yang salah. Lalu bagaimana bisa mengaku menerima wahyu dari malaikat Jibril dan bisa berkomunikasi dengan semua nabi?” tutur Syahibuddin.
Karena terdesak, akhirnya Subagyo pasrah. Ia menyatakan siap menutup ajarannya apabila dinyatakan sesat. “Saya siap menutup Nata Agung saya jika memang dinyatakan sesat. Saya janji akan belajar agama lagi dengan MUI,” kata Subagyo.
Setelah dialog ini, Komisi Fatwa akan melakukan rapat berdasarkan hasil dialog dan hasil kunjungan ke Masjid Nata Agung pekan lalu. Komisi Fatwa belum bisa menyatakan sesat dan masih akan melakukan rapat berdasarkan hasil dialog. 
“Hanya saja saat ini kita baru menyimpulkan bahwa Subagyo ini belum benar-benar mengerti tentang agama, jadi akan kita bimbing lagi nanti. Hasil rapat pun baru bisa kita umumkan beberapa hari lagi,” tegas Syahibuddin.
Ketua MUI Tarakan Jainudin Dalila mengatakan usai Komisi Fatwa melakukan rapat, hasil rapat tersebut kemudian akan dibawa kepada Kejaksaan selaku Ketua Tim Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem) Tarakan.
 “Andai nanti keputusannya adalah sesat, Kejaksaan yang selanjutnya akan melakukan eksekusi. Apabila Subagyo ini mau bertobat dan bersedia untuk kita bimbing maka akan kita bantu. Tetapi apabila masih tetap menjalankan ajarannya, Subagyo dianggap melakukan tindakan pidana dan harus ditahan serta disidangkan,” jelasnya.
Selain itu, Jainuddin juga mengaku bahwa Subagyo memang cukup sukses dalam ajarannya tentang koperasi. Tetapi mengenai ajaran Agama, menurutnya Subagyo masih harus belajar lagi. “Tentang koperasi dan misinya untuk mengentaskan kemiskinan, kita akui beliau hebat dan kita harus belajar banyak dari Subagyo ini. Tetapi mengenai agama, Subagyo masih bisa dikatakan harus belajar lagi. Dan MUI siap untuk membimbing beliau,” ujarnya. (saf)


SUMBER INFO (kecuali gambar ilustrasi) :
KORANKALTIM.CO.ID - SENIN, 07 MARET 2011

BERBAGI INFO :

JANGAN LUPA !!!! SISIPKAN KOMENTAR ANDA TENTANG ARTIKEL INFO DIATAS,
TERIMA KASIH.

3 komentar:

  1. aq g percaya kalo p.bagio itu melakukan ajaran sesat,buktinya stlh kenal p.bagio papaku skr tak pernah melakukan semua larangan allah.benar-benar menjadi org yg bersih.

    BalasHapus
  2. Alhamdulillah terimakasih atas di kenal Kanya nata agung biar seluruh dunia tahu bahwa nata Agun itu ada sudah di wujudkan di dunia dan kami bersyukur kepada Allah SWT karna kami di giring menjadi warga nata Agung sekali lagi kami ber terimakasih atas usaha sodara sodari mengenalkan nata Agung....🙏🙏

    BalasHapus

Tentang artikel diatas silahkan komentar anda yang bersifat positif dan membangun demi KOTA TARAKAN TERCINTA

SEKARANG KOMENTAR ANDA KAMI TUNGGU :