TERBARU.......

Kamis, 03 November 2011

SUDAH DIRAMPOK, DIMINTAI UANG LAGI OLEH POLISI

#Tarakan - 

Perampokan tambak di Tarakan akhir-akhir ini kembali marak. Padahal perampokan tambak adalah salah satu penyebab kerusuhan besar di Tarakan pada September tahun lalu.
Belakangan perampok tambak beraksi lagi di kawasan Tarakan, Nunukan, Bulungan, Malinau dan Tana Tidung. Petambak meminta kepolisian setempat lebih aktif menindak pelaku kriminal sebelum timbul dampak lebih besar.
Pada Selasa malam digelar pertemuan para petambak di Jl Jembatan Besi Tarakan. Di sana berkumpul sekitar 40 pemilik tambang dan motoris speed boat yang tergabung dalam Asosiasi Speed kecil dan Petambak Karya Bersama yang beranggotakan 300 orang. Mereka berharap DPRD Tarakan campur tangan mewujudkan keamanan bagi usaha mereka.
Dalam pertemuan itu, tercetus kekecewaan kepada Kapolres Tarakan AKBP Budi Prasetyo yang dianggap belum mewujudkan rasa aman kepada mereka. Apalagi Kapolres pernah berjanji akan memberantas perampokan tambak.
“Kami mempertanyakan kinerja Kapolres dan meminta agar Kapolres lebih memberikan rasa aman lagi kepada kami. Apalagi semua perampok tambak menggunakan senjata tajam seperti parang dan senjata api rakitan,” ujar Ketua Asosiasi Speed, Ahmad Dahlan.
Dahlan mengaku sempat menjadi salah satu korban perampokan. Sedikitnya sekitar 130 kg udang hitam dan 30 kg udang biasa dirampas perampok pada 29 Oktober lalu. Kerugian yang ia derita lebih dari Rp20 juta. Belum termasuk mesin kapal 40 PK miliknya yang ikut digarong. Para perampok menggunakan senjata api rakitan laras panjang.
“Kalau saya menolak memberikan hasil kerja saya ini, mungkin nyawa saya juga terancam,” ujarnya.
Amirullah, salah satu petambak lainnya juga mengaku mengalami kerugian mencapai Rp. 40 juta. Dua minggu lalu di sekitar Pulau Sadau ia dicegat dua orang menggunakan speed boat juga dari arah muara sambil menodongkan senjata.
“Semua hasil tambak termasuk ponsel dan dompet saya pun diambil,” keluh Amirullah.
Hamid, petambak yang tinggal di Jembatan Besi juga mengaku dirampok dengan keugian sekitar Rp 20 juta. Perampokan ini diakuinya terjadi pada 27 Oktober lalu di dekat perairan Pas Payau.
Semua petambak yang mengaku dirampok dengan jumlah kerugian mencapai puluhan juta ini mengaku sebenarnya sudah melaporkan kejadian perampokan ke Polres Tarakan.
Tetapi hingga saat ini belum ada tanggapan atau hasil yang memuaskan dari Polisi. Bahkan salah satu korban perampokan tambak juga mengaku pernah dimintai uang oleh oknum polisi saat akan mengambil barang bukti mesin kapal yang diamankan dari salah satu perampok tambak yang berhasil ditangkap.
“Padahal mesin itu punya saya dan memang diakui perampok yang sudah ditangkap itu. Tetapi waktu akan mengambil, saya malah dimintai uang. Padahal sudah tugas polisi untuk menangani masalah itu tanpa diminta bayaran. Apalagi itu memang punya saya,” kata salah satu petambak yang minta namanya tidak ditulis.
Ahmad menegaskan apabila DPRD tidak mempertemukan atau menjadwalkan hearing bersama pihak terkait seperti Walikota, Kapolres, Polairud, Dinas Perikanan dan Kelautan hingga Angkatan Laut, maka pihaknya akan menggelar demonstrasi.
Mereka sudah terlanjur kecewa dengan aparat. Padahal sudah ada pos pengamanan yang dibangun di laut tetapi sampai sekarang malah tidak difungsikan.
“Kalau tidak dilakukan hearing segera dan kami terus mengalami kerugian, kami akan mendatangi gedung dewan beramai-ramai untuk menuntut keadilan,” tegasnya.
Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Tarakan Muddain, mengatakan akan segera menjadwalkan hearing. Muddain yang ikut hadir dalam pertemuan tersebut juga mengungkapkan akan memanggil semua pihak terkait.
“Kami akan segera menjadwalkan hearing dan memanggil semua pihak yang terkait, saya harapkan hingga jadwal hearing ini ada jangan ada pihak yang melakukan hal yang melanggar hukum. Kami akan mengupayakan agar permasalahan ini secepatnya selesai,” ungkapnya. [mor]


Sumber Info (Kecuali Gambar Ilustrasi) : Inilah.ComKamis, 3 November 2011

BERBAGI INFO :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tentang artikel diatas silahkan komentar anda yang bersifat positif dan membangun demi KOTA TARAKAN TERCINTA

SEKARANG KOMENTAR ANDA KAMI TUNGGU :

VIDEO SUATU HARI DI KOTA TARAKAN

VIDEO SUATU HARI DI KOTA TARAKAN
LIHAT VIDEONYA, SILAHKAN KLIK GAMBAR DIATAS