TERBARU.......

Senin, 06 Februari 2012

AWASI JAM BELAJAR, DISDIK AKAN PATROLI




Pakai 1 Unit Mobil, Koordinasi dengan Satpol PP

#Tarakan -

Guna mengefektifkan program jam belajar pukul 18.30 – 20.30 Wita yang berlaku efektif 1 Januari lalu, Dinas Pendidikan (Disdik) Tarakan  menyediakan 1 unit mobil patroli. Mobil ini digunakan untuk memantau siswa yang berkeliaran pada jam belajar. “Mobil ini digunakan untuk pelaksanaan pemantauan jam belajar. Kita akan adakan patroli rutin,” kata Kepala Disdik Tarakan, Drs Tajuddin Tuwo, kepada Radar Tarakan.
Lebih jauh dikatakannya, bila dalam razia tersebut mendapatkan siswa keluar pada saat jam belajar, maka siswa nanti akan diberikan pembinaan lalu diserahkan ke pihak orang tua. Tidak hanya pengadaan mobil patroli, tapi Disdik Tarakan memberikan instruksi kepada seluruh Kepala Sekolah SD, SMP dan SMA baik negeri maupun swasta agar membuat pamflet mengenai jam belajar.
Tajuddin mengakui, program yang digagas Disdik ini belum berjalan efektif. Apalagi anggaran sampai saat ini belum ada yang cair. “Efektif berjalan 100 persen sejak 1 Januari itu, cuma efektif berjalan dan pemantauan belum laksanakan secara maksimal,” aku Tajuddin. Baginya, menciptakan atau mendisiplikan siswa bukanlah hal yang mudah seperti yang dibayangkan. “Saya rasa banyak hambatan dan hal karena mengubah sikap dan perilaku seseorang itu yang susah,” katanya.
Seperti diketahui, di era Tajuddin Tuwo ini, Disdik Tarakan menelurkan beberapa kebijakan. Yang paling gres adalah soal larangan memakai handphone saat jam belajar, membawa kendaraan bermotor bagi siswa sekolah menengah pertama (SMP) dan menerapkan jam belajar. Tajuddin optimis program ini bisa diterima dan sukses diterapkan.
Untuk efektifnya pelaksanaan program ini, di bulan Februari ini Disdik akan berkoordinasi dengan Satlantas Tarakan. Kemungkinannya, kata Tajuddin, pertemuan dengan Satlantas Tarakan itu akan dihadiri pejabat dari Polda Kaltim. Kedatangan pejabat Polda Kaltim itu juga dimanfaatkan untuk bertemu dengan kepala sekolah SD, SMP dan SMA se Tarakan. Kedatangan pejabat Polda Kaltim itu tak lain untuk mensosialisasikan mengenai bagaimana membangun cara berlalu lintas dengan baik.
“Hal ini saling berkaitan, pertama pada saat jam belajar itu merupakan waktu-waktu rawan kecelakaan lalu lintas. Dimana anak-anak turun dengan ugal-ugalan di jalan yang bisa menimbulkan kecelakaan,” tutur Tajuddin.  (ipk)


Sumber Info (Kecuali Gambar) : Radartarakan.co.id - Sabtu, 4 Februari 2012




BERBAGI INFO :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tentang artikel diatas silahkan komentar anda yang bersifat positif dan membangun demi KOTA TARAKAN TERCINTA

SEKARANG KOMENTAR ANDA KAMI TUNGGU :

VIDEO SUATU HARI DI KOTA TARAKAN

VIDEO SUATU HARI DI KOTA TARAKAN
LIHAT VIDEONYA, SILAHKAN KLIK GAMBAR DIATAS